Hukum & Kriminal
Pimpinan Pondok Nurul Islam Banjar Tanggul Diancam Pedang Preman

Memontum Mojokerto – Pengancaman tindak kekerasan terhadap Pimpinan Pondok Nurul Islam Jabon Tegal Pungging Mojokerto KH. Ahmad Siddiq, SE., pada saat pengecoran pondok pada, minggu (28/10) malam. Hal ini disampaikan oleh Soleh Sakeryon Banser PAC Pungging, Minggu (4/11/2018).
Menurut Sholeh Sakeryon Banser PAC Pungging mengatakan, kejadian terjadi pada minggu pukul 22.00 malam usai kegiatan istigosah di Gor Sidoarjo. Dirinya juga menyampaikan pada saat santri melakukan pengecoran pondok berlangsung, datang segerombolan orang membawa sepeda motor dengan membunyikan suara kenalpot yang sangat keras(mbleyer-mbleyer).
“Pelaku berjumlah 8 orang, yang saya ketahui yaitu Solikin selaku Kepala Desa, Juasan dan Suparman, dan salah satu yang membawa pedang panggilannya damen, sedangkan pelaku yang lain saya tidak tau namanya,” ujar Sholeh.
Masih kata Sholeh, alasannya karena suaranya bising mengganggu kenyamanan warga, namun diduga ada alasan lain yang diharapkan segerombolan orang tersebut.
“Sebenarnya pernah dulu meminta lahan parkir pondok agar di kelola pihak karang taruna desa,” pungkasnya. Sementara Pimpinan Pondok KH. Ahmad Siddiq, SE. belum bisa di konfirmasi oleh awak media di karenakan Pimpinan masih ada giat di Pondok.(den/gan/yan)

Hukum & Kriminal6 tahunGarong Antar Kota Ditembak Buser Polresta Mojokerto
Pemerintahan6 tahunBupati Mojokerto Panen Raya di Kutorejo, Dibeli Pemkab, Disalurkan ke Masyarakat Terdampak Covid-19
Pemerintahan6 tahunSampah Medis Meningkat Bupati Imbau Terapkan PHBS
Pemerintahan6 tahunWali Kota Penuhi Kelengkapan Modal Inbreng BPRS
Pemerintahan6 tahunPemkot Kerjasama dengan Perbankan Pulihkan Ekonomi
Pemerintahan6 tahunKetua DPRD Kabupaten Mojokerto, Berharap Pendemi Covid-19 Segera Berlalu
Pemerintahan6 tahunDPRD Kota Mojokerto Kawal Bansos Dampak Pandemi Covid-19, Temukan Penerima Tidak Tepat
Pemerintahan6 tahunPasar Rakyat Salah Satu Program Ekonomi Kerakyatan Pemkot Mojokerto















